Thursday, September 24, 2015

Tanda tanda kematian CDI

Tanda tanda CDI akan mati / CDI rusak perlu diketahui lebih dini, karena bila tidak di antisipasi dari awal bisa jadi kita akan mendorong Vespa kita, seperti saya he he he...
 Gejala / tanda - CDi akan mati, Motor hanya bisa nyala pada putaran /rpm rendah di bawah Stationer/ idle, jika di tambah gas/ buka throtle motor akan segera mati, karena hanya mampu menghasilkan energi listrik yang tinggi sehingga tidak mampu membakar bahan bakar yang masuk.

Ceritanya senang dengan experimen  modifikasi system pengapian model platina menjadi system CDI. Mulai dari menggulung spool dan merangkai system hingga jalan,

Selalu merasa tidak puas tenaga mesin terasa kurang, trus ditambah gulungan dari 10 volt truss naik 20 volt, trus naik 30 volt, dan cita citanya sampai 40 volt... Tetapi kelihatannya, kenaikan voltase sangat berpengaruh pada kapasitas Input CDI, selama di pakai normal tidak masalah tetapi ketika di geber > 100 kpj lebih mulai terasa kurang bertenaga,

Hal ini kalau dibiarkan diajak ngebut dengan kondisi itu bisa ngedorong Vespa
Di check ulang output spul yg di hasilkan 28 volt pada tegangan jepit. Tahanan spool 500 ohm, jadi Arus yang mengalir adalah 28/500 ohm = 0.056 Amp

Untuk menjaga kestabilan tegangan yang masuk ke CDI  saya target kan 25 volt saja yang masuk ke CDI dan arus yang masuk di jaga pada 0.056 Ampere , jadi tinggal hitung Tahanan yang di perlukan maka;
R = E1/ I

R = 5.6 Volt/ 0.056 A = 50 Ohm


Maka; 
 E Tot = E1 + E2

 E2=ETot - E1

28 volt - 5.6 volt = 22.6 Volt pada putaran stationer (idle)

Tegangan yang di tahan 5.6 volt,
Jadi tahan yang dibutuhkan adalah 50 ohm
Akan menahan tegangan hingga 22.6 Volt
Tahanan di pasang pada kabel sebelum Masuk ke CDI

Test Lagi dan coba geber lagi dan اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْـعَالَمِيْـن, tidak ada masalah , dan kembali ke Track...
Semoga bermanfaat...



0 comments:

Post a Comment