Curug Cikenteh 1 title

Curug Cikanteh, Sukabumi.

Bukit Panenjoan, Sukabumi

Panenjoan , Wisata sukabumi

Wisata Dieng

Telaga Warna, Dieng

Wisata Curug Sodong

Wisata Curug Sodong, Sukabumi.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Showing posts with label Tips. Show all posts
Showing posts with label Tips. Show all posts

Tuesday, March 28, 2017

Rotasi Ban Kendaraan

Rotasi Ban Kendaraan.

Apakah Om dan Nte pernah denger tentang “Rotasi Ban” ? Kalau blom pernah denger, yuk ini ada sharingnya.
Mengapa ban mobil harus secara rutin dirotasi? Tujuannya yaitu agar usia pakai ban mobil lebih panjang dengan ausnya rata di tiap ban.

Hal yang menjadi penyebab ban aus adalah:

Pertama: Ban depan lebih cepat aus (botak) dibanding ban belakang
Biasanya ban depan (terutama untuk mobil berpenggerak roda depan) akan lebih cepat aus (botak), karena ban depan menjadi tumpuan berputar dan bergerak kiri-kanan dengan kata lain bekerja dengan lebih keras dibandingkan mobil penggerak roda belakang.

Kedua : Kebotakan ban yang tidak merata
Kadang kebotakan pada ban mobil tidak merata. bagian sisi luar atau dalamnya saja. Hal ini disebabkan oleh Wheel Alignment (posisi ban) yang kurang baik. Untuk solusinya anda butuh melakukan Spooring. Bila kemudi terasa menarik ke satu sisi (kanan atau kiri) itu adalah satu indikasi roda mobil perlu Spooring.

Kedua alasan diataslah yang mewajibkan me-rotasi ban mobil secara rutin. Anjurannya adalah setiap 8.000-10.000 KM sekali, tetapi dapat juga dilakukan setiap 4.000 KM sekali, Dengan melakukan rotasi, keausan ban akan lebih merata diantara kelima-limanya (termasuk ban serep/cadangan)

Ada 2 cara merotasi ban; yaitu (seperti terlihat pd gambar)
Rotasi 4 ban jika ban serep tidak berukuran sama dan
Rotasi 5 ban termasuk ban serep

Yang perlu DIPERHATIKAN jika ban mobil mempunyai alur arah (Rotation)(terlihat pd gambar), maka hendaknya arah alur tersebut tetap benar, bongkar ban jika memang harus dilakukan pada saat arah alur tersebut salah dan wajib untuk di balancing agar tidak getar saat kecepatan tinggi.

Demikian sharing ini, bila kurang jelas maka dapat berkonsultasi dengan toko ban saat akan melakukan Rotasi ini. Semoga bermanfaat.
Salam

#rotasi ban mobil, #ban mobil, #cara rotasi ban mobil, # toko ban, #ban serep, #ban cadangan#spooring & balancing, #spooring, #balancing

Thursday, October 29, 2015

Cara Cepat Mencuci Kulkas

Dalam 2 bulan Bongkahan es pada Lemari Es / Kulkas akan menumpuk hal ini akan membuat proses pendinginan tidak efisien
Terkadang mencuci kulkas perlu lama karena melepaskan dengan menunggu mencairnya bongkahan Es Perlu waktu lama bisa lebih dari 3 jam dengan kondisi pintu lemari es dibuka.
Dengan metoda perbedaan temperatur akan lebih cepat melepaskan bongkan es
Temperatur air antara 26 - 30 derajat C mampu membuat es lebih cepat mencair.
Proses pencucian cepat sebagai berikut;
1. Melepaskan kabel input Listrik
2. Lepaskan semua tray atau rak dan isinya
3. Mulailah melepaskan bongkahan Es pada ruang pendingin.
3.1. Tutup gunakan isolasi pada area switch lampu, tujuannya agar air tidak ke switch, yqng akan berakibat korsleting.
3.2. Semprot kan air keran  ke arah bongkan Es, hanya 6 menit bongkahn es lepas dari box/ ruang pendingin.
3.3. Kemudian lap menggunakan lap yang mudah menyerap air seperti kanebo.
4. Cuci rak/ tray dan langsung di lap aga cepat kering
5. Pasang rak
6. pasang kembali kabel listrik, nyala deh
Total waktu hanya 15 menit.
Demikian share hari ini semoga bermanfaat.





Friday, January 6, 2012

Tips Perawatan dan Pemeliharaan Rantai Kendaraan

Tips Perawatan dan Pemeliharaan Rantai Kendaraan

Rantai salah satu alat bantu penerus daya dari mesin ke roda, besar daya yang dihasilkan roda akan akan tergantung pada kondisi rantai, daya yang di teruskan ke roda akan berkurang hingga 13%, contoh : kecepatan kendaraan sebelumnya dengan Gas penuh dapat mencapai 115 km/jam, disaat kondisi rantai kotor dapat mencapai 100 km/jam saja. Efek yang dirasakan oleh kendaraan akan menjadi berat, mesin bekerja dengan putaran tinggi tetapi tenaga yang keluar tidak maksimal. Dan akan memperpendek umur rantai Beberapa potensi penyebab berkurangnya kinerja rantai sebagai berikut;
  1. Settingan rantai terlalu kencang/ tegang, sehingga gesekan pada roller lebih tinggi, sehingga daya yang diteruskan terserap oleh gesekan tersebut salah satu indikator rantai terlalu kencang, rantai menjadi panas.
  2. Rantai dalam kondisi kotor penuh dengan debu yang sudah lengket pada Plate di bagian kiri dan kanan rantai, sehingga gesekan yang terjadi lebih tinggi, kondisi kotor berat rantai akan menjadi bertambah.
  3. Rantai Kering dan berkarat /tidak berpelumas, hal ini dapat terjadi setelah kendaran di cuci, biasaanya rantai dicuci dengan air bertekanan untuk memberihkan rantai dari kotoran tetapi setelah di cuci tidak diberikan pelumas pada roller dan plate bagian kiri dan kanan, atau dapat terjadi saat kita telah melewati ait tergenang/ banjir, sehingga pelumas yang menempel pada rantai terbuang di air banjir tersebut. Oleh karena itu untuk menghindari masalah di atas rantai harus dirawat agat umur fungsi rantai sebagai penerus daya dapat terjaga dan berumur panjang, kondisi rantai yang terawat baik akan ber umur hingga 2-3 tahun.
Hal yang perlu dilakukan sebagai berikut;
  1. Settinggan teggangan rantai di atur agar tidak terlalu tegang, menurut salah satu manual Book, kondisi rantai harus dapat melambai/ kendur dan jika ditekan menggunakan tangan tidak lebih dari 2 cm, jika lebih dari 2 cm artinya ratai tersebut kendur dan perlu di setting ulang. jika setinggan rantai terlalu longgar akan terdengar berisik dan terjadi hentakan saat perpindahan gigi transmisi dan resiko terakhir rantai keluar dari gear/meleset
  2. Frekwensi pembersihan rantai dapat di atur dilihat dari kondisi pemakaian kendaraan jika setelah kondisi hujan sebaiknya maksimal 1x seminggu, jika kondisi Panas bisa sampai 2-3 minggu untuk di bersihkan. menggunakan minyak tanah atau bensin atau solar. dengan kondisi rantai tidak dilepas dari gear &bila diperlukan Pencucian total sebaiknya rantai dilepas dari gear dan direndam dalam solar dan di bersihkan menggunakan kuas dengan frekwensi pencucian setiap 6 bulan)
  3. Rantai sebaiknya di cuci tidak menggunakan detergen karena akan mempercepat terjadinya karat jika sudah kering.
  4. Setelah dibersihkan jangan lupa selalu diberikan pelumas, pelumas yang direkomendasikan pabrikan motor dengan oli SAE 10, lebih encer dibanding SAE 30 atau SAE 40, jika menggunakan oli yang kental memang akan sedikit lebih lama melumasi tetapi dapat meyerap debu lebih banyak, atau alternatif pelumas adalah menggunakan Chain lube, frekwensi pemberian pelumas 2 -3 minggu sekali atau setelah menempuh perjalanan 1000 - 2000 km
Hal diatas dilakukan oleh saya hampir 6 tahun terakhir dan hasilnya baik rantai cukup awet dan perjalanan kita tidak terganggu karena rantai lepas dan kecepatan kendaraan tetap yahuuud,
Tips sederhana ini semoga bermanfaat .

Sunday, November 7, 2010

Tips Aman dalam menggunakan tabung LPG

Tips Aman Menggunakan Tabung LPG
Gas LPG dan Kompor Gas
Tabung gas LPG merupakan tabung yang kedap kebocoran, karena didalamnya tersimpan gas LPG (liquified Petroleum Gas) yang merupakan gas yang mudah terbakar, digunakan sebagai bakan bakar kompor gas, lampu penerangan dan industri, LPG yang ada dam tabung jika bocor akan mengembang membesar hingga 270 kali volume, hal ini memungkinkan gas akan memenuhi ruangan

Ada Apa dengan kompos dan gas LPG?
Beberapa pengguna LPG adalah masyarakat kecil yang mendapat bantuan Pemerintah. oleh karena itu membutuhkan perhatian dan sosialoisasi yang lebih intensif dari pemerintah, agar kejadian kebakaran yang sering terjadi dapat dihindari dan di kurangi sehingga sekecil mungkin.
Tabung Gas LPG memenuhi standar SNI, namun faktor aus, perawatan dan pemeriksaan yang perlu dimonitor, diperbaiki dan ditingkatkan
Beberapa tindakan preventif untuk mencegah terkadinya ledakan Tabung gas LPG

Petunjuk Umum

1. Beli tabung 3 kg di pangkalan atau agen resmi pertamina.
2. Saat beli tabung pastikan selalu ada karet hitam pada valve tabung.
3. Periksa kebocran tabung sebelum digunakan dengan cara mengoleskan air sabun pada bagian lasan sambungan, bibir lubang valve kuningan, jika timbul gelembung maka tabung tersebut bocor dan segera lakukan penukaran tabung.
4. Memastikan tabung tidak dekat dengan nyala api ditempat terbuka.
5. Mencegah mencegah selang gas tidak terkena nyala api atau terkena barang tajam yang dapat mengakibatkan selang robek
6.Pastikan selang tidak tertindih sesuatu.
7. Pastikan tabung gas, selang dan kompor dalam keadaan kencang. Pastikan selang tepasang pada regulator dan kompor gas, jika kendur kencangkan clampnya
8. Letakan tabung gas dibawah kompor gas , sehingga posisi tabung tidak sejajar dengan kompor gas
9. Letakan tabung lebih jauh dari kompor, agar panas api dari kompor tidak menyambar ke tabung gas.
10. Tekan knop kompor , kemudian putar berlawanan arah dengan jarum jam
11.Apabila api belum menyala jangan mecoba menekan katup tabung, sebaiknya dengan mengoyang goyangkan selang.
12. Jangan memakai kompor minyak saat bersamaan dengan kompor gas
13. Tempat untuk meletakan kompor gas sebaikanya mempunyai siklus udara yang terbuka dan baik.

Cara menyimpan tabung LPG yaitu:
1. Ventilasi tempat penyimpana harus setinggi lantai (bawah)
2. Tabung dalam keadaan berdiri.
3. Tabung tidak boleh lansung terkena sinar matahari atau sumber panas lainya.
4. Penyimpanan harus kokoh dan stabil sehingga tidak akan terjatuh, mengguling atau menyentuh benda keras.
5. Tabung harus disimpan pada tempat yang kering, tidak basah dan menimbulkan korosi pada tabung.

Langkah-langkah mencegah kebocoran
1. Katup/tombol kompor harus pada posisi tertutup waktu kompor tidak digunakan, bila tombol rusak jangan digunakan.
2. Saluran selang regulator jangan terlalu panjang, untuk mencegah tertindih atau terkena beda tajam lainya dan sambungan harus kuat agar tidak mudah lepas.
3. Sebelum pasang regulator, periksa apakah ada karet hitam pada valve.
4. Apabila tabung lama tidak digunakan tutup valve dengan cap seal bekas atau ditutup dengan plastik dan diikat denga karet gelang .

Langkah-langkah jika terjadi kebocoran:
1. Tutup regulator atau lepas regulator dari tabung.
2. Menyingkirkan tabung gas jauh dari tempat kejadian kebakaran.
3 Tutup tabung dengan karung basah hingga api padam
4. Padamkan api dengan alat pemadam jenis CO2 atau Dry Powder Chemical (DPC)

Demikian mudah mudahan bermanfaat.
(Courtesy by Hallo ADR)