Curug Cikenteh 1 title

Curug Cikanteh, Sukabumi.

Bukit Panenjoan, Sukabumi

Panenjoan , Wisata sukabumi

Wisata Dieng

Telaga Warna, Dieng

Wisata Curug Sodong

Wisata Curug Sodong, Sukabumi.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sunday, November 20, 2022

Geopark Cileutuh Sukabumi

Wisata Sukabumi

Open Trip ke Geopark Ciletuh  berada di sekitar sukabumi, dan jarak  antara tempat wisata  saling berdekatan, sekitar 15 menitan, alhasil dengan kondisi itu dapat dilakukan di akhir pekan.
Berangkat jum'at malam jam 21:00 WIB tiba di Bukit Panenjoan 03;45 WIB. Jarak tempuh dari tangerang  225 km, menggunakan travel tour Bus

Tempat Wisata di Sukabumi di kawasan Geopark Cileutuh, sukabumi, Terdiri dari

1. Curug Sodong / Sodong Water Fall
2. Cikanteh Watter Fall
3. Pantai Kunti
4. Curug Cimarunjang
5. Puncak Darma


Tiba di lokasi pertama adalah bukit Panenjoan, yang menyediakan susana pagi nan sejuk menghadap ke sekitar perbukitan dan Laut




Setelah dari Bukit Panenjoan anda akan di ajak ke Curug Sodong 


Lokasi Curug Sodong, dan curug yang paling atas adalah Curug Cikanteh

Curug Sodong

Setelah dari curug sodong diajak ke curug Cikanteh dengan menempuh perjalanan kira kira 15-20 menit, perjalanan cukup menantang untuk mencapai curug cikanteh


Curug Cikanteh, Sukabumi

Dari cikanteh anda akan di ajak ke lokasi Pantai untuk menuju Pulau Kunti di lokasi Geopark Ciletuh,
Perjalanan menyebrang menuju pulau Kunti menggunakan Perahu bermotor  sekitar 15 Menit waktu perjalanan

Menurut Penjaga Pantai Geopark Pulau kunti , di pulau kunti merupakan cikal bakal pulau jawa, dan pulau kunti tedapat berbagai macam jenis batu dan terdapat berbagaimanacam bebatuan hingga batu yang berumur lebih dari 65 Jt tahun 

Setelah dari Pantai kunti anda akan di ajak makan siang, dan setelahnya anda akan di ajak ke Curug Cimarinjung,





Puncak Darma

Di Bukit Darma  menyajikan pemandangan laut di atas bukit,  sayangnya waktu kami tidak cukup  karena hujan lebih cepat mengampiri , kemudian persiapan pulang ke Tangerang kembali,masih banyak lokasi wisata di sukabumi sayanganya  waktu kami terbatas, tapi lumayan dengan 6 lokasi tadi cukup untuk healing dari kepenatan harian di Jakarta.

Sekian sekilas perjalanan ke Geopark Ciletuh , Sukabumi.


 







 

Tuesday, November 15, 2022

Vespa Itu...

 Vespa itu;

1. Yg jelas mesin 2 tak sederhana. Design mesin pesawat, karena  Enrico Piagio (anak dari Rinaldo Piagio) bekerja sama dengan D'Ascanio seorang designer mesin pesawat terbang sebelumnya. Dan pabrikan scooter sebelumnya adalah pabrik pesawat terbang di Italy yg kemudian hancur saat PD II.
2. Made in Italy, Eropa bro, biasanya buatan Eropa lebih awet karena hitungan design lebih changgih saat itu, dan handal/ bandel
3. Designnya unik, seksi & geboy (Gede body aduhay) bagian body belakangnya
4. Mesinnya dikanan, walau kelihatannya berat sebelah, tapi tetap seimbang kalau sudah jalan, buat nyalip dan goyang kiri kanan sangat lincah karena posisi mesin tadi, silahkan rasain sendiri.
5. Kopling kiri dan perseneleng/transmisi ditangan kiri, gak ada di motor lain seperti itu.
6. Rem belakang pakem, karena dengan rem tromol diameter besar dan ban dengan ukuran dimater kecil akan menghasilkan torsi yang besar untuk ngerem. Tapi jangan coba coba ngebut kalau sudah melewati jalanan banjir dan rem terendam air, scooter bisa nyium pantat mobil lain karena rem tidak pakem/ rem selip.
Harus sabar di injak pelan pelan sampai terasa tidak selip, setelah itu silahkan ngacir lagi.
6. Vespa itu jarang mogok kalau tahu ilmunya, tahu merawatnya & MAU merawatnya.
Ada pepatah " Tidak ada istilah mesin mogok/rusak, yang ada adalah mesin tidak dirawat dengan baik"
7.Perawatan sederhana dan murah, ganti oli tiap 2000 km, cuma 500 ml dan bersihkan karburator, semua bisa dilakukan sendiri. Asal mau menyisihkan waktu 30 menit selesai.
8. Paling doyan ganti kabel kopling, u pemakaian normal kira kira 6 bulanan mesti ganti, kalau sering di lumasi kabelya mungkin bisa lebih lama umurnya, kalau sudah mulai terasa berat narik kopling siap siap kabel putus, makanya perlu cadangan, sekali lagi emang murah cuma Rp. 3500/ kabel.
9. Seharusnya tidak ada istilah busi gosong kalau pembakaran di mesin cukup baik artinya pasokan udara dan bahan bakar seimbang ditambah system Pengapian yang baik.
Pengapian yang jelek selalu di tandai dengan knalpot ngebul/ berasap banyak saat jalan, kalau pembakaran tidak baik biasanya ditandai dengan mbrebet.
Oli samping jaman sekarang sudah berteknologi smokeless/ tanpa asap jadi kalau motor diseting selalu banyak asap adalah salah, atau mekaniknya jaman baheula masih belum merubah paradigma. (Sorry maz Bro)
Asap hanya mungkin bisa terjadi saat awal saja karena sisa pembakaran yang nempel di knalpot terkondensasi sehingga jadi oli lagi dan disaat awal jalan saja terjadi berasap, kalau sudah kering lagi asap akan hilang.
10. Kalau Jalan pasti dilirik, apalagi kalau warnanya menarik dan yang punya nyentrik, bawaanya nukik, hadeuuuh asyiiik.
11. Vespa itu bisa memilih /menyortir cewek yg cantik, sabar, setia dan punya rasa seni yang baik dan peduli terhadap hobby suami.
Hayooo kenapa
Kalo gak cantik gak mungkin suka vespa, sabar karena katanya kalo mogok masih mau nungguin, dan setia kalo rusak pasti di perbaiki bukan ganti baru motor, peduli sama hobby suami yang sering ngoprek scooter gak pernah ngomel hanya bilang biarkan dia sedang menyalurkan hobbynya. Asyikan....?
12. Kalau ketemu anak-anak dijalan selalu di hormati, "Hormat Vespa grak", badan tegak sambil tersenyum, entah siapa yg ngajarin, mulai kapan gak tahu deh.
13. Persaudaran di vespa cukup tinggi, kalo mogok di stepin, kalo busi rusak dikasih baru, geto deh. Kalau ketemu dijalan saling sapa, angkat tangan, tidid bunyikan klakson.
" Satu Vespa sejuta Saudara"
Nah kalau menurut kalian apa aja?

Saturday, November 12, 2022

Filler Cap

 Radiator Cap















Radiator cap atau Tutup  yang digunakan untuk mengendalikan temperatur dan tekanan uap dalam radiator, banyak jenis model yang dapat ditemui di pasaran tetapi yang sering dijumpai di pasaran  tergatung dari design pabrikan radiator cap, tetapi secara visual dapat dibedakan berdasarkan diameter  dan tinggi kedalam cap/ Height of Pressure Valve, tergantung desgin Filler neck radiator, Istiah  penyebutan mungkin berbeda-beda, yang dapat saya ketahui  dibedakan dalam 3jenis model Radiator cap sebagai berikut;
  1. Model micro, Diameter1 1/8"
  2. Model Small Diamater1/1/8 "
  3. Model Medium Diameter cap 1/1/2 "
Setiap model memiliki beberapa standar tekanan
  • 0.9 kg/cm² ± 0.15 kg/cm² atau 88 kPa
  • 1.1.Kg/cm² ± 0.15 kg/cm²

Untuk Radiator yang memiliki tekanan lebih Tinggi seperti 2.2 kg/cm² atau 2.5 kg/cm², serperti yang digunakan oleh mobil kendaraan yang berkapasitas besar, biasanya menggunakan special cap.

Radiaor memiliki 2 katup/ positive Pressure dan negative Pressure / vacum pressure

Fungsi Radiator cap adalah sebagai pengatur tekanan uap yang ada dalam radiator, contoh jika kita menggunakan cap 0.9 kg/cm² ± 0.15 kg/cm² atau 0.75 - 1.05 kg/cm ², jika tekanan uap melebihi 1.05 maka katup tekanan positif / Pressure Valve akan membuka dan membuang tekanan uap keluar melalui over flow pipe dan disimpan dalam reservoir ( Fungsi reservoir untuk mengkondesasi uap air menjadi air sekaligus penampungan uap air)
Dan ketika radiator mulai dingin maka tekanan dalam radiator akan berkurang (vacum pressure) dan jika kurang dari 0.02-0.05kg/cm² maka katup negatif /Vacum pressure valve radiator cap akan membuka  dan menghisap air yang ada di reservoir

Hal yang perlu diperhatikan adalah jika cap sudah tidak standar atau salah memilih jenis tekanan cap seperti;
  1. Jika memilih tekanan cap  terlalu besar dari standar pabrikan/ OEM,  maka disaat tekanan dalam radiator akan berlebih/ over pressure, dan akan berdampak radiator mudah bocor
  2. Jika memilih tekanan cap yang lebih rendah  dari standar pabrikan/ OEM, maka tekanan uap dalam radiator akan mudah keluar  sehingga air radiator akan cepat habis sehingga mesin akan Over heat dan radiator rusak/ melengkung dan bocor.
    Penggantian Radiator sebaiknya dilakukan secara periodik, ketika kita sudah mulai mengetahui air sering berkurang sebaiknya Radiator Cap diganti karena karet katup akan menjadi kaku dan pecah dan diameter membesar seiring dengan waktu pemakaian akibat fluktuasi panas dan dingin air radiator dan kondisi air yang digunakan

    Contoh antara Cap OK dan NG/No Good.








    Demikian , semoga informasi ini bermanfaat...

    Radiator

     



    Radiator merupakan alat yang sangat penting perannya untuk kendaraan bermotor, yang menggunakan motor bakar (internal combustion). Radiator bertugas untuk mendinginkan air pendingin (water coolant) dari engine dan mengendalikan temperatur mesin agar sesuai dengan temperatur kerja mesin. range temperature kerja  yang dikendalikan pada radiator pada 80 - 95ºC

    Siklus pendinginan mesin kendaraan






     

    Cara kerja Radiator sebagai berikut;
    Pertama Air panas masuk ke radiator  melalui pipa Inlet yang ada pada tank, dan air mengalir melalui tube yang menghubungkan tank atas dan tank bawah, dan tank mengalirkan ke pipa outlet. proses perpindahan panas/pertukaran panas terjadi pada sepanjang tube, air panas yang mengalir pada tube memberikan panas pada fin/ sirip sirip yang menempel pada tube.(mengeluarkan panas melalui fin) dan fin memberikan panas melalui udara sekitar radiator. Proses perpindahan panas dari tube ke fin dan dan fin ke udara sekitarnya di sebut juga proses radiasi, oleh karena itu alat tersebut dapat disebut juga radiator
    Radiator dapat dibedakan berdasarkan jenis alirannya.
    • Down Flow/ Aliran Air dari tank atas menuju tank bawah
    • Cross Flow/  Jenis aliran melintang dari tank kiri menuju tank kanan, atau sebaliknya dari kanan ke kiri. (lihat Posisi Inlet pipe, untuk membedakannya posisi inlet pipe selalu lebih tinggi dari outlet pipe)



    Radiator dibedakan berdasarkan material seperti;
    1. Radiator Copper Brass (terbuat dari material tembaga dan kuningan)
    2. Radiator Copper Plastic (core terbuat dari material tembaga dan tank Plastic)
    3. Radiator Aluminium Plastic (Core terbuat dari Aluminium dan tank terbuat dari material Plastic)
    4. Radiator All Alluminium ( Semua material radiator terbuat dari Aluminium)
    Trend masa depan  radiator beralih ke material aluminium, karena pertimbangan harga material yang lebih murah tetapi memiliki kemampuan transfer energi panas yang baik dan masa yang ringan.
    Karena di Iindonesia masih banyak jenis kendaraan yang menggunakan radiator Copper Brass (tembaga-kuningan), dan jika pengguna beralih kemobil baru dengan menggunakan radiator aluminium  maka pengguna perlu mengubah prilaku perawatannya. Karena radiator aluminium memerlukan perlakuan yang berbeda karena lebih sensitif terhadap larutan kimia aktif, material aluminium bersifat reaktif.

    Hal yang penting untuk menjaga kondisi radiator alumuium  adalah dengan melakukan perawatan dan penggunaan coolant dengan benar agar umur pakai radiator lebih lama sebagai berikut;
    • Pastikan Radiator diperiksa setiap periodik waktu tertentu, untuk memastikan kondisi penampilan permukaan radiator tetap siap pakai seperti, periksa kondisi sambungan selang dan selang retak atau tidak, kondisi jumlah air, kondisi tutup radiator/ radiator Cap, kondisi fin / sirip radiator, dll.
    • Pastikan Coolant yang dipakai sesuai dengan rekomendasi dari pabrikan kendaraan.
    • Pastikan penggunaan Coolant tidak tidak di campur dengan merek yang tidak sejenis, karena tiap pabrikan coolant memiliki kandungan kimia yang berbeda, dikhawatirkan jika di campurkan akan membentuk kandungan yang akan saling menetralisir kandungan kimia pelindung radiator alumuium. Jika tidak tahu merek sebelumnya lebih baik di kuras/ flushing kemudian diganti dengan yang  water coolant yang baru.
    Tube aluminium radiator bagian dalam biasanya dilapisi  oleh water clad, dimana lapisan tersebut menjaga agar tidak terkorosi, namun jika water clad ini rusak maka proses korosi akan sangat cepat terjadi karena aluminium adalah logam yang sangat reaktif.
    Untuk radiator tembaga-kuningan (Copper Brass) untuk penggantian water coolant tidak begitu diperhatikan karena material Copper Brass sangat toleran terhadap kualitas air pendingan.         

    • Perhatikan perbandingan konsentrasi campuran water coolant an air, yang ada pada botol, Contoh ada perbandingan 50:50  aritinya water coolant 50% : air 50% ada juga yang tanpa di campur air. Karena kandungan coolant sudah di campur oleh pabrikan coolant. Water coolant memiliki kandungan ethylene glicol yang memiliki kemampuan penguapan lebih tinggi dari air artinya tidak akan mudah menguap pada temperatur 100 ºC, karena titik didih Ethylene Glycol pada 197.3 ºC dan flash point, bahan mudah menguap di atas 111 ºC
    • Air yang digunakan untuk campuran lebih baik air murni atau air suling atau demineralisasi water , air hujan direkomendasikan, jangan menggunakan air sembarangan, kandungan kimia yang tinggi. Seperti garam akan cepat merusak material aluminium. Periksa isi air pendingin pada waktu tertentu, karena jika terjadi penguapan kondisi etylene glicol akan memburuk dan sifatnya akan menjadi asam, dan sifat asam akan merusk lapisan oksida  alumuium/ water clad dan menyebabkan korosi.
    • Pastikan Sirip/ fin radiator tidak banyak tertutup debu atau kotoran, karena jumlah debu yang menutupi radiator akan mempengaruhi kemampuan radiator untuk mentranfer panas. sebaiknya dibersihkan dengan menyemprotkan air ke arah Sirip/ Fin, jangan menggunakan tekanan air yang tinggi karena akan menyebabkan jendela pada fin rusak dan akan mempengaruhi kemampuan heat transfer.
    • Radiator cap/ tutup radiator juga perlu di check lihat artikel sebelumnya.

    Tuesday, March 28, 2017

    Rotasi Ban Kendaraan

    Rotasi Ban Kendaraan.

    Apakah Om dan Nte pernah denger tentang “Rotasi Ban” ? Kalau blom pernah denger, yuk ini ada sharingnya.
    Mengapa ban mobil harus secara rutin dirotasi? Tujuannya yaitu agar usia pakai ban mobil lebih panjang dengan ausnya rata di tiap ban.

    Hal yang menjadi penyebab ban aus adalah:

    Pertama: Ban depan lebih cepat aus (botak) dibanding ban belakang
    Biasanya ban depan (terutama untuk mobil berpenggerak roda depan) akan lebih cepat aus (botak), karena ban depan menjadi tumpuan berputar dan bergerak kiri-kanan dengan kata lain bekerja dengan lebih keras dibandingkan mobil penggerak roda belakang.

    Kedua : Kebotakan ban yang tidak merata
    Kadang kebotakan pada ban mobil tidak merata. bagian sisi luar atau dalamnya saja. Hal ini disebabkan oleh Wheel Alignment (posisi ban) yang kurang baik. Untuk solusinya anda butuh melakukan Spooring. Bila kemudi terasa menarik ke satu sisi (kanan atau kiri) itu adalah satu indikasi roda mobil perlu Spooring.

    Kedua alasan diataslah yang mewajibkan me-rotasi ban mobil secara rutin. Anjurannya adalah setiap 8.000-10.000 KM sekali, tetapi dapat juga dilakukan setiap 4.000 KM sekali, Dengan melakukan rotasi, keausan ban akan lebih merata diantara kelima-limanya (termasuk ban serep/cadangan)

    Ada 2 cara merotasi ban; yaitu (seperti terlihat pd gambar)
    Rotasi 4 ban jika ban serep tidak berukuran sama dan
    Rotasi 5 ban termasuk ban serep

    Yang perlu DIPERHATIKAN jika ban mobil mempunyai alur arah (Rotation)(terlihat pd gambar), maka hendaknya arah alur tersebut tetap benar, bongkar ban jika memang harus dilakukan pada saat arah alur tersebut salah dan wajib untuk di balancing agar tidak getar saat kecepatan tinggi.

    Demikian sharing ini, bila kurang jelas maka dapat berkonsultasi dengan toko ban saat akan melakukan Rotasi ini. Semoga bermanfaat.
    Salam

    #rotasi ban mobil, #ban mobil, #cara rotasi ban mobil, # toko ban, #ban serep, #ban cadangan#spooring & balancing, #spooring, #balancing

    Friday, December 11, 2015

    Gigi transmisi sering pindah ke gigi netral (0)

    Perseneling, atau posisi gigi transmisi sering berubah dari gigi 2 ke gigi 3 dengan sendirinya, terutama saat akan masuk putaran mesin lebih tinggi. dan atau saat kopling ditekan (belum pindah gigi)
    Kondisi ini di sebabkan pengatur gigi perseneling/gear selector yang posisinya di bawah blower as nya sudah aus, sehingga disaat menerima torsi  mudah bergerak, seharusnya tidak dapat bergerak karena ada stopernya, kecuali kalau di tarik oleh kabel perseneling
    Cara memperbaiki kondisi ini denga mengganti bak peeseneleng/ pengatur posisi gigi transmisi 1 set
    Cara melakukannya
    1.Buka tutup Bak perseneleng, dengancara membuka tutup blower magnet/ fly wheel
    2. Lepaskan ke-2  kabel perseneleng
    3. Lepaskan  ke-2 baut m8 yang mengikat bak perseneleng.
    4. Ganti gasket jika diperlukan, karena jika sobek atau tidak rata akan mudah oli bocor/ menetes.
    5. Pasang kembali bak perseneleng
    6. Pasang ke-2 baut m8
    7. Pasang ke-2 kabel transmisi, hati hati tertukar karena akan menyebabkan perpindahan gigi menjadi terbalik
    8. Tutup kembali bak perseneleng// gear selector
    Demikian share kali ini moga bermanfaat

    Thursday, October 29, 2015

    Cara Cepat Mencuci Kulkas

    Dalam 2 bulan Bongkahan es pada Lemari Es / Kulkas akan menumpuk hal ini akan membuat proses pendinginan tidak efisien
    Terkadang mencuci kulkas perlu lama karena melepaskan dengan menunggu mencairnya bongkahan Es Perlu waktu lama bisa lebih dari 3 jam dengan kondisi pintu lemari es dibuka.
    Dengan metoda perbedaan temperatur akan lebih cepat melepaskan bongkan es
    Temperatur air antara 26 - 30 derajat C mampu membuat es lebih cepat mencair.
    Proses pencucian cepat sebagai berikut;
    1. Melepaskan kabel input Listrik
    2. Lepaskan semua tray atau rak dan isinya
    3. Mulailah melepaskan bongkahan Es pada ruang pendingin.
    3.1. Tutup gunakan isolasi pada area switch lampu, tujuannya agar air tidak ke switch, yqng akan berakibat korsleting.
    3.2. Semprot kan air keran  ke arah bongkan Es, hanya 6 menit bongkahn es lepas dari box/ ruang pendingin.
    3.3. Kemudian lap menggunakan lap yang mudah menyerap air seperti kanebo.
    4. Cuci rak/ tray dan langsung di lap aga cepat kering
    5. Pasang rak
    6. pasang kembali kabel listrik, nyala deh
    Total waktu hanya 15 menit.
    Demikian share hari ini semoga bermanfaat.





    Sunday, October 4, 2015

    Cara Setting Platina Vespa

    • Posisikan Gigi Netral (0), lepaskan karen penutup  pada rotor blower, dan putar  smapi platina ( contact breaker terlihat) langsung pada lubang Fly wheel Blower.
    • Pada posisi  yang terlihat pada gambar  harus memiliki jarak  antara kern / dudukan Spool/ coil terhadap titik acuan pada body ( tanda yang di bentuk oleh pabrikan)  jarak terbentuk 2 sampai 4 mm. 
             (Jika di perlukan jalankan/ nyalakan scooter dan lihat percikan api yang timbul pada contact breaker/ platina.
     
     
    • Putar Rotor / Fly Wheel menggunakan tangan dan perhatikan celah platina maximum terbuka antar 0.3 sampai 0.5 mm, biasanya saya menggunakan kertas kotak korek apisebagai ganjal untuk membatasi celah.
    • Bila kondisi kontak point Platina sesuai  no 2 dan 3 di atas tidak terlihat, buka screw B dan putar Cam (C), sampai kondisi sesuai point 2 di atas tercapai.  pastikan setelah di setting, kencangkan ulang screw B,

    Tag;

    Cara Setting Platina, tips cara setting platina, cara nyetel Platina, Platinasetel platina
    Vespa mogok, vespa mbrebet, Platina Vespa, cara setting Platina Vespa.

    Saturday, October 3, 2015

    Cara Merawat Vespa Super Menurut Manual Book


    Ketika Scooter sulit di hidupkan,  Periksa Busi/ spark Plug;
    1. Bersihkan busi menggankan sikat kawat atau ampelas, atur gap elektroda 0.6 mm, periksa keramik/ porcelain insulator, jika retak ganti busi. bersihkan menggunakan  bensin/ gasoline, { kalau saya menggunakan Carb jet Cleaner}
    Yang harus dilakukan setiap 4000 km atau 2400 miles
    1. Periksa ketinggian oli Gear/ Oil Gear, tambah jika kurang, Jenis Oli  SAE 30
    2. Periksa dan bersihkan Besin (kepala silinder. cylinder Head, kepala piston, dan lubang masuk bahan bakar pada silinder/ silinder port), Pastikan tidak ada kerak/ sisa kotoran bahan bakar/ residual deposits, bersihkan menggunakan  sikat kawat ( kalau saya menggunakan kalau saya menggunakan Carb jet Cleaner mudian di ampelas)
    3.  Berikan Grease pada nipple speedo meter,  handle transmisi (setang kiri) dan brake lever, tuas rem ( posisi di tromol bagian luar) dan pemilih gigi transmisi (gear selector)
    Yang harus dilakukan setiap 8000 Km atau 4800 miles

    1. Ganti Oli  transmisi / Gear Box, Jenis Oli SAE 30
    2. Lumasi kabel Control ( Rem, kopling dan pemindah gigi transmisi)
    3. dan lumasi cam pada bagian dalam Blower / Felt lubricating on Flywheel ( ini untuk mengurangi gesekan  antara Kaki platina dengan Cam penggerak platina. jika sudah di modifikasi menggunakan CDI tidak perlu dilakukan karena sudah tidak berfungsi
     
    1. Bersihkan , jika di perlukan, reset ulang platina/ contact breaker ( lihat gambar), untuk menghindari kerusakan atau kegagalan dalam pembakaran  saat scooter dinyakan, lebih baik konsultasikan dengan bengkel saat menjalankannya.
     Demikian kutipan dari buku manual Vespa Super

    For picture taken from manual Book Vespa, Courtesy by www.scooterhelp.com

     Tags :
    perawatan Vespa, maintenance Vespa, ganti oli, kabel rem, kabel rem vespa, manual Book Vespa, pelumasan vespa , Buku panduan vespa, kabel kopling, kopling vespa, ganti busi vespa, spark plug vespa, busi rusak, busi mati, busi retak, perawatan berkala vespa. Rawat Vespa, cara merawat Vespa,











    Thursday, September 24, 2015

    Tanda tanda kematian CDI

    Tanda tanda CDI akan mati / CDI rusak perlu diketahui lebih dini, karena bila tidak di antisipasi dari awal bisa jadi kita akan mendorong Vespa kita, seperti saya he he he...
     Gejala / tanda - CDi akan mati, Motor hanya bisa nyala pada putaran /rpm rendah di bawah Stationer/ idle, jika di tambah gas/ buka throtle motor akan segera mati, karena hanya mampu menghasilkan energi listrik yang tinggi sehingga tidak mampu membakar bahan bakar yang masuk.

    Ceritanya senang dengan experimen  modifikasi system pengapian model platina menjadi system CDI. Mulai dari menggulung spool dan merangkai system hingga jalan,

    Selalu merasa tidak puas tenaga mesin terasa kurang, trus ditambah gulungan dari 10 volt truss naik 20 volt, trus naik 30 volt, dan cita citanya sampai 40 volt... Tetapi kelihatannya, kenaikan voltase sangat berpengaruh pada kapasitas Input CDI, selama di pakai normal tidak masalah tetapi ketika di geber > 100 kpj lebih mulai terasa kurang bertenaga,

    Hal ini kalau dibiarkan diajak ngebut dengan kondisi itu bisa ngedorong Vespa
    Di check ulang output spul yg di hasilkan 28 volt pada tegangan jepit. Tahanan spool 500 ohm, jadi Arus yang mengalir adalah 28/500 ohm = 0.056 Amp

    Untuk menjaga kestabilan tegangan yang masuk ke CDI  saya target kan 25 volt saja yang masuk ke CDI dan arus yang masuk di jaga pada 0.056 Ampere , jadi tinggal hitung Tahanan yang di perlukan maka;
    R = E1/ I

    R = 5.6 Volt/ 0.056 A = 50 Ohm


    Maka; 
     E Tot = E1 + E2

     E2=ETot - E1

    28 volt - 5.6 volt = 22.6 Volt pada putaran stationer (idle)

    Tegangan yang di tahan 5.6 volt,
    Jadi tahan yang dibutuhkan adalah 50 ohm
    Akan menahan tegangan hingga 22.6 Volt
    Tahanan di pasang pada kabel sebelum Masuk ke CDI

    Test Lagi dan coba geber lagi dan اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْـعَالَمِيْـن, tidak ada masalah , dan kembali ke Track...
    Semoga bermanfaat...



    Saturday, March 28, 2015

    Coil Bracket Patah

    Scooter anda tersendat sendat...?
    Gejala scooter anda tersendat sendat/ Brebet, enaknya cuma di bawa pelan tapi kalau di ajak lari/ ngebut tidak bisa..
    Biasanya gejala itu karena voltase listrik kurang sehingga masukan  bahan bakar keruang bakar tidak bisa di bakar dengan sempurna.
    Bahan bakar tidak bisa dibakar, ada masalah di kelistrikan, yang perlu di check  coil. 
    Karakteristik coil rusak akan memberikan gejala seperti di atas, jika throtle / gas di buka lebih besar akan brebet dan mungkin akan mati,  jika throtle/ gas dibuka sedikit mesin akan berjalan baik tapi sangat pelan.

    contoh berbeda juga saya alamibracket coil hampir lepas karena sebelumnya retak tapi tidak terdeteksi, sehingga suply negative/ ground kurang terhadap coil, sehingga fungsi coil untuk menaikan voltasetidak bekerja dengan baik.




    Perbaikannya di las ulang bracketnya atau kalau punya cadangan di ganti dahulu dengan yang baru

     
    Tags:
    Mbrebet, brebet, Mesin cepat panas, mesin tidak bisa lari, brebet di putaran atas,   Vespa mogok, Vespa can not run, Scooter mogok, scooter Vespa,



    scooter, vespa, Coil vespa, coil

    Saturday, March 7, 2015

    Scooter Appearance Improvement

    Today I have changed my scooter seat, from double seat to single seat, it made for a refreshing change it appearance. that was seemed in college. Check it out picture

    Tags;

    Tuesday, March 3, 2015

    Perawatan Berkala Fast Moving Part Scooter Vespa


    Maintenance/ pemeliharaan Sooter Vespa perlu dilakukan secara berkala agar umur pakai scooter lebih lama, apa lagi sudah termasuk barang langka, khan sayang kalau diterlantarkan.
    Bagian bagian komponen yang perlu dilakukan perawatan adalah bagian yang sering bergerak, karena dengan sering bergerak artinya ada komponen akan aus karena pemakaian. (Fast Moving Part)

    Komponen tersebut antaralain,
    • Pusher Kopling/ Brass Pusher Clutch
    Pusher brass, terbuat dari material Kuningan yang lunak, fungsinya untuk meneruskan tekan tuas kepada kopling. saat menekan, atau sering menekan Kopling itulah gesekan terjadi sehingga lama lama pusher tersebut akan habis/ menjadi pendek  dan kopling perlu di stel kembali agar penekanan lebih baik. dan mudah oper gigi transmisi.



    • Kabel Coupling/ Clutch Cable dan kabel perseneleng/ transmisi
    Kabel Kopling perlu pelumasan, disaat pelumasan kering dalam selang, akan mengakibatkan gesekan kabel dan selang kabel menjadi besar, dan saat itu menekan kopling menjadi berat, jika sering seperti itu umur kabel menjadi pendek, dan biasanya timah akan lepas atau kabel kopling mulai putus.




    • Coupling /Clutch
     Clutch / kampas kopling, merupakan komponen penerus daya dari scooter, fungsi kopling untuk mengurangi putaran mesin dan mengurangi hentakan saat akan dilakukan perganyian gigi transmisi/ perseneleng. Kopling akan cepat aus disaat terjadi torsi yang besar seperti saat akan mulai jalan  dan menemui tanjakan, putaran mesin akan semakin tinggi tetapi daya yang diteruskan berkurang, saat itulah kopling mulai aus.
    • Piston
    Piston merupakan jantung pacu dari semua kendaraan, umur piston akan berkurang ketika terjadi gesekan yang besar antara piston dan dinding silinder ketika kurang banyaknya pelumasan. dengan pemakaian yang normal umur piston  masih bisa di pacu  hingga 10 - 15 tahun, vespa saya selama 13 tahun baru sekali ganti piston, dan itu pun karena pembakaran yang kurang baik, sehingga gesekan sangat besar dan mengakibatkan piston macet.

    • Busi
    Elektroda Busi perlu dibersihkan dari kerak agar tidak cepat mati, semakin tebal kerak/ kotoran pada busi artinya perlu energi listrik yang tinggi untuk dapat memercikan api ke ruang bakar/ Sparkling.
    Caranya bersihkan / disikat menggunakan sikat kawat.

    • Sepatu rem/ Brake Shoe
    Merupakan komponen Safety untuk menghentikan laju Scooter, disaat pengereman terjadi gesekan yang besar untuk menahan torsi roda, sehingga berjalnnya waktu keausan sepatu rem terjadi maka harus segera di ganti, mengingat fungsinya sangat vital sebaiknya segera diganti disaat stelan rem mulai habis.
    • Bushing Cam Blower
     Bushing Cam merupakan Bushing  untuk dudukan Blower, dan untuk motor yang meggunakan Platina, Bushing ini sangat Vital karena Cam yang ada pada sisi bagian dalam memegang peranan Triger pemutus arus dengan cara menekan platina supaya kontak dan tidak kontak, ketika camnya habis maka platina tidak akan bergerak, artinya scooter dijamin tidak akan hidup, dan di setel sehebat apapun teknisinya tidak akan hidup.
    Itu pula yang membuat scooter saya tidur cukup lama, walau pun diganti  jika komponen tersebut posisi camnya tidak presisi maka posisi pembakaran tidak sempurna.
    dan Alhamdulillah setelah modif hilang masalah dan bawaanya pengen ngacir truss.

    Demikian semoga bermanfaat.

    Saturday, February 28, 2015

    Perawatan Rutin Vespa

    Untuk jenis perawatan perlu dibagu 2 kategori
    Perawatan rutin untuk kebersihan dan pelumasan
    Perawatan penggantian komponen fast moving

    Perawatan rutin kebersihan dan pelumasan seperti:
    1. Kebersihan karburator
    Sistem pada karburator yang harus di bersihkan adalah
    Saringan udara, area penampungan bensin sementara, pilot jet, difuser/ mixer
    Cuci menggunakan bensin atau menggunakan carbjet cleaner, kotoran akan terangkat dengan sendirinya,
    Frekwensi penggantian berkala busa 2 bukan sekali atau 2000 km, semakin sering semakin baik,
    Ketika  bensin mulai terasa lebih boros, tarikan gas terasa berat ada baiknya mulai dibersihkan,
    1. 2. Ganti Oli mesin
    Pergantian oli mesin wajib dilakukan secara periodik/ berkala, penurunan kualitas oli, viscositas dan kebersihan oli akan mempengaruhi keausan komponen dalam mesin.
    Untuk penggantian normal bisa dilakukan tiap 2000 km, mungkin lebih 2000 km masih bisa di pakai tapi kita akan merasakan saat ganti perseneling agak lebih keras atau kadang susah masuk gigi

    3. Pembersihan komponen, kampas rem, dan blok mesin/ sirip mesin 

    3.1. Kampas rem depan  dan belakang perlu dibersihkan pada area kampas dan tromolnya,
    Kotoran akan mempengaruhi kepakeman atau kepresisian pengereman.
    Bayangkan kalau rem kurang pakem ayang akan terjadi jika di perlukan rem mendadak....
    Gosok pakai sikat kawat atau pakai scotch brite.

    3.2. Sirip silinder block,
    Sirip perlu di bersihkan karena jika kotoran debu menumpuk akan mempengaruhi performance mesin, mesin cepat panas, tenaga kurang, bensin boros


     
    3.3. Silinder head dan porting outerpipe
    Ruang bakar adalah bagian penting dari jantung pacu kendaraan. Kerak sisa pembakaran akan berakumulasi dan menumpuk,
    Seperti yang telah diketahui vespa termasuk sistem pembakaran 2 langkah/ 2 stroke dan sudah pasti harus menggunakan oli samping untuk pelumasan dinding silinder, prosesnya bisa di campur langsung dengan bensin atau ada juga yg di campur melalui karburator. Sisa oli yang tidak terbakar akan menempel dan menjadi kerak area ruang bakar pada silinder head.
    Untuk pembakaran yang baik tidak akan banyak menumpuk dalam setahun, kalau pembakaran kurang baik  akan cepat menumpuk, bisa di lihat pada elektroda busi.
    Cara membersih dapat dilakukan dengan menggosok gunakan ampelas atau sikat kuningan atau menggunakan scoch brite Kemudian di bersihkan pakai bensin, atau bokeh juga menggunakan carbjet cleaner.

    4. Pelumasan Kabel perseneleng/transmisi dan kabel kopling
    Pelumasan perlu dilakukan agar saat oper gigi lebih ringan dan menekan kopling lebih ringan
    Demikian perawatan yang perlu dilakukan agar umur pakai scooter kesayangan kita.
    Untuk perawatan penggantian fast moving part lihat di klik disini.




    Tag:

    Friday, February 6, 2015

    STNK Hilang Jangan khawatir....

    Tanggal 30 Nopember 2014 kelabu, disaat pulang kerja dompet jatuh antara pom Bensin pintu air cengkareng hingga baru tersadar dompet hilang depan terminal
    Kalideres, Jakarta, saat itu langsung coba menelusuri kembali ke pom bensin dengan berat hati Dan kecewa mendalam tidak ada yang bisa kudapat. Isi tidak seberapa yang penting dokumenya yg sudah ngurusnya,seperti KTP,SIM C,SIM A,STNK scooter, Assuransi ATM DLL.
    Dari situlah aku Belajar mencari tahu apa yang harus dilakukan.
    1. Lapor ke polisi Terdekat,
         Dengan berbekal surat laporan polisi kits mulai dapat mengurus dokumen seperti KTP, SIM C,A, ATM Dan Assuransi, Pajak, tetapi until STNK tidal cukup disitu, Ada prosedur panjang yang harus dilalui swbagai berikut;
    1. Lapor ke Provoss di Polres.
    2. Buat iklan kehehilangan STNK minimal 3 media mass dan harus menunggu terbit bukti kwitansi Dan iklan di jadikan syarat untuk laporan ke SatSerse.
    3. Laporan ke Sat Serse, Dan laporan BAP satserse dijadikan syarat untuk lapor ke Polda Jabar.(kebetulan  daku masih Orang Bandung dokumen. Semua dibuat di Bandung).
    4. Lapor ke Polda Jabar unit Telematika, dari laporan itu jadi syarat untuk proses di SAMSAT.
    5. Pengajuan permohonan STNK duplikat dibuat di samsat,daftar dibagian registrasi Dan ikuti aturan samsat, jangan lupa bawa motornya Dan BPKP Karena motor harus di diverifikasi ulang no rangka Dan mesinnya, setelah itu di check ulang ke bagian pajak untuk dicheck apakah kita masuh menunggak pajak atau tidak, kemudian daftar ulang diterima Dan kita mendapatkan resi untuk pengambilan duplikat STNK. Dan kita harus menunggu hingga 14 hari kerja. kemudian bayar administrasi Rp.50,000 Saat pengambilan duplikat STNK

    Itulah pengalaman berharga, waktu pengurusan 2 hari untuk STNK saja.

    Monday, March 10, 2014

    Modifikasi Sistem Pengapian Platina ke Sistem Pengapian CDI Scooter Vespa


    Perubahan Sistem pengapian ini di latar belakangi oleh mulai tidak stabilnya sistem pengapian Platina, Cam Original Blower mulai Aus, kemudian diganti dengan made in lokal, karena komponen Original sudah sangat jarang dipasaran dan sekalipun ada barang tersebut cukup mahal.

    Fungsi Cam adalah sebagai triger penggerak Platina untuk memutuskan kontak arus listrik sehingga membentuk pulsa arus listrik

    Nah...,Hal yang perlu disiapkan untuk penggantian sistem pengapian Platina ke CDI untuk Scooter Vespa adalah;
    • CDI Yamaha RX king
     Pemilihan CDI Yamaha RX King karena sama sama mesin jenis 2 Tak/ langkah dan Jenis Arus AC, dengan harapan Larinya sekencang RX King, Harga Origina per Desember 13, Rp. 90,000

    • Pulser CDI
     Dipilih Pulser CDI yamaha Model RX S,   Tugas Spool Pulser untuk menggantikan Platina sebagai pembentuk Pulsa arus  listrik, menjadi triger pengatur waktu pengapian, buat dudukan pulser CDI/ Bracket pulser , hal yang perlu diperhatikan adalah, Posisi harus kuat dan stabil ( tidak mudah bergerak), jika bergerak maka akan membentuk percikan api yang tidak stabil, jarak kern pulser terhadap magnet harus cukup rapat 0.5 - 1 mm, agar induksi lebih baik, jika lebih dari 1mm pulser tidak dapat membangkitkan pulsa terhadap CDI dan tidak dapat memercikan arus listrik pada coil.
    Harga Rp. 35000
    • Buat dudukan Pulser/ Bracket Pulser
    Fungsinya Bracket Pulser untuk mendudukan Pulser agar stabil pada Posisinya, karena jika tidak stabil akan menyebabkan posisi titik nya bergeser efeknya pembakaran tidak sempurna, motor meledak ledak karena bensin tidak terbakar.


    • Modifikasi Spool untuk CDI/
    Istilah Spool/ Spul / kumparan kawat merupakan kawat yang di gulung/ dililitkan pada kern ( tumpukan plate),dimana spool merupakan alat bantu untuk mengkonversi Induksi medan magnet menjadi gaya gerak listrik, atau generator listrik,

     Dari hasil pengamatan trial yang saya lakukan untuk standar platina untuk putaran rendah 3 putaran /detik (satu kali kick starter akan menghasilkan voltase 6-7 Volt, karena dibentuk dengan 120 lilitan kawat diamter 1.0 mm,
    Sedangkan untuk CDI di butuhkan voltase listrik yang cukup besar, hasil trial saya dengan diameter kawat 0.45 mm dan jumlah lilitan 1800 lilitan menghasilkan 20 Volt untuk 3 putaran / detik, semakin tinggi putaran magnet/ mesin makan akan menghasilkan voltase yang tinggi.

    dari hasil trial dengan 20 Volt mesin sudah menyala/ dapat jalan, tetapi kelihatannya masih kurang untuk mengasilkan power yang lebih, oleh karena itu target saya harus menaikan hingga 30 Volt dengan cara menyambung lilitan kawat. dengan perhitungan seperti dibawah ini.


    lihat Teori medan magnet

    E=N.dØ/dt

    Perubahan Flux  terhadap Waktu akan menghasilkan gaya gerak listrik (E)

    Flux magnetik (Ø) = B.A
    Dimana;
    E = Gaya Gerak listrik yang di timbulkan (Volt)
    B = Induksi Medan Magnet (tesla)
    A = Luas Kern (m²)
    dt = Perubahan Waktu (detik)
    N = Jumlah Lilitan kawat

    Hasil Perhitungan untuk mencari Fluk magnet yang di perlukan, Berdasarkan data hasil Trial :
    E = 20 Volt
    A = 10 mm X 10 mm atau 0.01 m

    (Ukuran Kern original 11 X 12 mm di perkecil jadi 10 X10 mm tujuannya agar jumlah lilitan bisa lebih banyak dan masuk pada area yang tersedia pada dudukan stator)

    t = 1 detik
    N = 1800 lilitan
    20 Volt = (1800 x 0.01 (m²)B/ 1 detik

    Maka induksi medan magnet yang dibutuhkan untuk menghasil kan 20 volt adalah
    B =20 (Volt)/ (1800 x 0.01 (m²)B/ 1 (detik)
    B =1.1 tesla


    Jika kita meninginkan Output GGL 30 Volt maka jumlah lilitan yang di perlukan adalah;
    30 Volt = N(0.01 (m²)1.11 (Tesla)/ 1 (detik)
    N = 30 (Volt) /(0.01 (m²)1.11 (Tesla)/ 1 (detik)
    N = 2.457 lilitan

     Untuk menambahkan gulungan kawat hingga 2450 lilitan hanya dengan Kern spool CDI tidak akan cukup untuk menampung gulungan kabel, caranya Spool CDI hanya menampung max 2150 lilitan dan sisanya dibagi 2 , 150 lilitan ditambahkan pada kern Spool lampu utama dan 150 kedua pada Kern lampu accesories.dengan sambungan model seri.

    Hasil periksa menggunakan Avometer setelah di tambah gulunngan  nilai oupt listrik yang di hasilkan berada di 30 volt dan  benar membuktikan teori tersebut.

    * informasi tambahan (14/05/14)
    Saya sudah coba buat spool / kumparan baru dengan ukuran Kern 12 x 9 mm, dan menggunakan kawat 0.25 mm dengan jumlah kawat seperti hitungan di atas sekitar 2150 lilitan, menghasilkan tahanan 600 ohm dan menghasilkan votltasi 45 - 50 volt pada putaran 3 putaran /detik, atau 1 kali starter engkol. silahkan coba karena lebih efisien hanya menggunakan 1 kern dengan jumlah kawat yang lebih kecil dapat menghasilkan voltase yang besar dan 1 kern dapat menampung banya lilitan kawat.
    • Busi
    Jenis busi/ Spark Plug disesuaikan dengan jenis pemakaian yang digunakan untuk RX king, karena kondisi sistem pengapian sudah berubah menggunakan CDI RX king, jika menggunakan Busi khusus vespa akan cepat mati karena memiliki hambatan yang besar jadi pembakaran kurang sempurna, busi cepat hitam dan jarak elektroda perlu rapat.

    jika komponen sudah siap, mulai pasang pada bracket stator, seperti foto berikut;

    posisi pulser menggantikan Posisi Platina lihat gambar berikut;
    Posisi Pulser
    Posisi Spool dan Kabel

    • Dioda IN4003


    Masalah yang akan timbul saat mulai mengubungkan kabel lampu power motor mulai berkurang / tenaga ngedrop, hal ini masih dapat disiasati dengan menambahkan Dioda 1 ampere, untuk menyaring /filtering arus listrik yang masuk ke CDI , posisi pasang di kabel masa ke CDI, hati hati posisi jangan terbalik. jika terbalik CDI tidak akan menyala/ motor tidak akan jalan.




    Sambungan kabel CDI

    1. Hitam-Merah (Input CDI)  hubungkan kabel ke Spool CDI (Spool jalan yang dimodifikasi/ gulung ulang lihat diatas)
    2. Putih- Hijau (input Pulser CDI) hubungkan ke Spool Pulser CDI
    3. Hitam   Hubungkan ke masa, Body Mesin
    4. Orange (Output CDI)  Hubungkan ke
    5. Hitam-putih  Hubungkan ke stop kontak (tujuannya untuk mem by Pass arus positif kebody mc agar mesin mati)


    Berikut Foto mesin sebelum dan sesudah nyala


    Setelah Starter menggunakan CDI RX King

    Setelah dipasang Dioda,  kemudian sistem pencahayaan (lampu) dapat disambungkan ke masing masing terminal.

    Kelebihan setelah menggunakan CDI, saat Starter mudah hidup, saat di gas Full throtle alamak gak nahan, ini cucok dengan selera ane ini motor bawaannya pengen ngacir saja, tarikan ringan

     Demikian semoga modifikasi saya share kan semoga menginspirasi bagi teman-teman  yang mau coba...





    Tags;

    Modifikasi Pengapian Platina, ganti platina, Platina, Scooter vespa, Ganti Platina ke CDI, cara hganti Platina ke CDI, Spul CDI, Buat Spul CDI, Spool CDI, How to change over Ignition system paltina to CDI, kumparan, induksi elektromagnetik, induction electromagnetic,induktor, gulungan kawat, lilitan kawat, CDI yamaha RX Kingpengapian